Mungkin aku belum pernah merasa kehilangan
Mungkin aku belum pernah merasa ditinggalkan untuk
selamanya
Mungkin aku belum pernah merasa pedihnya kehilangan
orangtua
Mungkin aku belum pernah merasa jiwaku hampa
Tapi entah mengapa, air mataku mengalir dengan tulus
Dalam munajatku padaNya, butiran dari pelupuk mata
membasahi pipiku
Inginku abaikan, tapi aku tak mampu
Kubiarkan butiran air mata itu membasahi peraduan sujudku
Mungkin kita tak akrab
Mungkin kita tak sepaham
Tapi karenamu lah, Ayahku hadir
Dan aku mencintai Ayahku, aku pun mencintaimu nenek..
Hela nafasmu masih bisa kubayangkan dari kejauhan
Omelan khas mu selalu kuingat
Tawamu masih begitu jelas dalam ingatanku
Kebaikanmu telah terpatri dalam diri ini
Selamat jalan, semoga Allah memberikan tempat terbaik di
sisiNya
Semoga Allah mengampuni segala dosamu di dunia
Semoga Allah tempat terakhirmu bercahaya surga
Semoga rumah terakhirmu seluas istana, yang dialiri
sungai dibawah pepohonannya
Aamiiinn Yaaa Robbal'alamiin

No comments:
Post a Comment