Pages

Powered By Blogger

Tuesday, September 24, 2013

Masih belum bisa dikatakan Jihad

Mendapat tugas baru?
Anggap saja ini jalan dakwah
Jawaban dari Sang Khalik atas inginku
Menjadi orang bermanfaat bagi sesama

Semoga tak ada keraguan dalam hati
Semoga bukan materi yang menjadi tolak ukur
Ya Allah, hindarilah aku dari sifat tamak
Hindarilah aku dari sifat duniawi yang penuh dengan mudharat

Sebuah langkah baru untuk menjadi “seorang hamba”
Awal yang baru bagi hidupku
Sebuah awal yang akan menguatkan langkahku di jalanMu wahai Allah
Sebuah jalan yang akan mengantarku pada JannahMu.. Aaamiiiinnn

Saturday, September 21, 2013

Ketika Lelah Menyapa


Ketika semua aktifitas baru menyapa
Entah darimana semua bermula
Entah mengapa semua bermula
Lelah itu hadir

Aku ingin bercerita pada yang lain
Aku ingin mengadu padaNya
Namun aku malu
Aku malu padaNya karena aku tahu, Dia telah menjadikan malamku untuk beristirahat
Lalu pantaskah aku mengeluh?

Allah yang Maha Memperhitungkan
Allah telah menjadikan siang agar makhluknya beraktifitas
Allah telah menjadikan malam agar makhluknya beristirahat
Lalu masih pantaskah aku mengeluh?

“Sesungguhnya Allah Ta’ala senang melihat hambaNya bersusah payah (lelah) dalam mencari rezeki yang halal” (H.R. Ad-Dailami)

Hadist itu seolah menamparku
Membuatku sadar bahwa semua yang aku lakukan akan ada balasanNya
Niatkan ibadah dan lakukan hanya karena Allah
insyaAllah tidak hanya materi yang akan di dapat melainkan keberkahan Dunia dan Akhirat..
Aaamiinn

Thursday, September 19, 2013

Life is Learning



Aku belajar diam saat yang lain banyak bicara
Aku belajar bersabar saat amarah bergejolak
Aku belajar mengalah saat keegoisan dalam diriku muncul
Akupun belajar menangis ketika bahagia menyapa
Dan aku belajar tegar saat aku kehilangan

Belajar, dan teruslah belajar
Karena kita adalah makhluk yang diberi akal dan pikiran
Maka gunakanlah sebaik mungkin
Belajar untuk diri sendiri, mencerdaskan diri sendiri

Kelak, ilmu yang dimiliki adalah modal untuk mendidik anak-anak
Aku harus pandai agar aku bisa melahirkan anak yang pandai
Aku harus bersabar agar aku bisa mengajarkan cinta pada anakku
Aku harus belajarr hingga ajal menjemput

Belajar hingga ke jenjang tertinggi
Meskipun pada akhirnya aku hanya akan menjadi seorang ibu rumah tangga
Bukankah hebat menjadi seorang ibu rumah tangga?
Bukankah ibu rumah tangga adalah profesi paling mulia?

Hmm, aku ingin terbang bebas untuk menuntut ilmu ....

Wednesday, September 18, 2013

Setiap yang Berjiwa Pasti Akan Mati

Mungkin aku belum pernah merasa kehilangan
Mungkin aku belum pernah merasa ditinggalkan untuk selamanya
Mungkin aku belum pernah merasa pedihnya kehilangan orangtua
Mungkin aku belum pernah merasa jiwaku hampa

Tapi entah mengapa, air mataku mengalir dengan tulus
Dalam munajatku padaNya, butiran dari pelupuk mata membasahi pipiku
Inginku abaikan, tapi aku tak mampu
Kubiarkan butiran air mata itu membasahi peraduan sujudku

Mungkin kita tak akrab
Mungkin kita tak sepaham
Tapi karenamu lah, Ayahku hadir
Dan aku mencintai Ayahku, aku pun mencintaimu nenek..

Hela nafasmu masih bisa kubayangkan dari kejauhan
Omelan khas mu selalu kuingat
Tawamu masih begitu jelas dalam ingatanku
Kebaikanmu telah terpatri dalam diri ini

Selamat jalan, semoga Allah memberikan tempat terbaik di sisiNya
Semoga Allah mengampuni segala dosamu di dunia
Semoga Allah tempat terakhirmu bercahaya surga
Semoga rumah terakhirmu seluas istana, yang dialiri sungai dibawah pepohonannya

Aamiiinn Yaaa Robbal'alamiin

Tuesday, September 17, 2013

Jika masih bisa tersenyum, kenapa harus menangis



Setiap makhluk yang berjiwa pasti memiliki rasa
Mereka pun pasti memiliki masalah
Mereka pasti pernah merasakan suka cita
Mereka pasti pernah merasakan duka dan lara

Ingatlah, semua rasa itu adalah titipan Allah
Semua masalah yang kita hadapai adalah ujianNya
Percayalah, betapa Allah mencintai makhlukNya
Maka Dia memberi ujian pada setiap makhluk

Seberapa kuat kita tegar
Seberapa sulit kita bangkit
Seberapa terjal jalan itu
Tersenyumlah, karena senyummu mampu membasuh setiap peluh
Tersenyumlah, karena senyummu memancarkan semangat
Tersenyumlah, karena senyummu pancaran jiwamu
Tersenyummlah, karena kau pun berhak bahagia..

Simpanlah air matamu itu sayang, karena parasmu nan elok memancar dikala kau tersenyum
Jika kau masih bisa tersenyum, untuk apa kau menangis
Semuanya telah diatur oleh Allah
Maka, TERSENYUMLAH
Senyummu untuk saudaramu adalah sodaqoh