Pages

Powered By Blogger

Sunday, May 15, 2011

pupuk kandang

1.      Pupuk Kandang
Pupuk kandang adalah pupuk yang berasal dari kotoran hewan. Hewan yang kotorannya sering digunakan untuk pupuk kandang adalah hewan yang bisa dipelihara oleh masyarakat, seperti kotoran kambing, sapi, domba, dan ayam. Selain berbentuk padat, pupuk kandang juga bisa berupa cair yang berasal dari air kencing (urine) hewan. Pupuk kandang mengandung unsur hara makro dan mikro. Pupuk kandang padat (makro) banyak mengandung unsur fosfor, nitrogen, dan kalium. Unsur hara mikro yang terkandung dalam pupuk kandang di antaranya kalsium, magnesium, belerang, natrium, besi, tembaga, dan molibdenum. Kandungan nitrogen dalam urine hewan ternak tiga kali lebih besar dibandingkan dengan kandungan nitrogen dalam kotoran padat.

a)      Fungsi Pupuk Kandang
Terhadap tanah, pupuk kandang memiliki 3 fungsi, yaitu:
w  Dapat menambah kesuburan tanah dengan
Ü  Tambahan unsure hara makanan,
Pupuk kandang dapat kita katakan sebagai pupuk yang lengkap, karena umumnya mengandung hamper seluruh unsur-unsur hara makanan tanaman yang diperlukan oleh tanaman semasa pertumbuhannya maupun sewaktu membentuk bunga dan buah. Kandungan unsur hara ini apabila kita bandingkan dengan pupuk buatan jauh lebih sedikit dan kerjanya pun lebih lambat pula karena unsur-unsur hara ini masih harus diuraikan terlebih dahulu sebelum dapat dihisap oleh perakaran tanaman. Maka dari itu pemakaian pupuk kandang untuk mencukupi seluruh kebutuhan unsur hara tanaman belumlah memadai tanpa adanya penambahan jenis pupuk lain, yaitu pupuk hijau atau pupuk buatan.
Ü  Tambahan kadar humus atau bahan organik tanah.
Pupuk kandang yang kita berikan ke dalam tanah setelah diuraikan oleh jasad-jasad renik tanah, akan berubah menjadi humus atau bahan organik tanah. Dengan penambahan humus ini berarti akan bertambahlah persediaan makanan bagi tanaman. Maka dari itu pupuk kandang memiliki daya pengaruh yang cukup lama waktunya sehingga tanaman yang kita pupuk dengan pupuk kandang ini dalam jangka waktu yang lama masih akan dapat memberikan hasik yang baik, apalagi bilamana pemupukannya dilakukan dengan cara yang benar, teratur, dan terus menerus.
w  Dapat memperbaiki sifat-sifat fisis tanah dengan,
Ü  Menambah baik susunan (struktur) tanah
Pupuk kandang yang telah diuraikanbdan telah menjadi humus akan menyatu dengan tanah. Sehingga susunan tanah akan menjadi lebih baik dan menjadi lebih tahan terhadap kerusakan dari luar, misalnya erosi air dan erosi angin.
w  Dapat memperbaiki kehidupan jasad-jasad renik yang hidup di dalam tanah.
Pupuk kandang yang kita berikan ke dalam tanah itu selain menjadi makanan tanaman, juga merupakan makanan bagi jasad-jasad renik yang hidup di dalam tanah. Sebelum unsur-unsur hara yang terkandung di dalam pupuk ini dapat diserap oleh perakaran tanaman, pupuk kandang ini perlu diuraikan dahulu oleh jasad renik dengan cara pembusukkan atau peragian. Dari proses iilah jasad renik memperoleh tenaga untuk hidup mereka. Jadi dengan semakin banyaknya pupuk kandang yang kita berikan ke dalam tanah, akan semaki banyak pula makanan bagi jasad renik dan akan semakin banyak pula terdapat jasad-jasad renik yang akan menambah banyak jumlah unsur hara pada tanaman.

b)     Keuntungan menggunakan pupuk kandang
w  Memperbaiki sifat fisik tanah.
w  Mempebaiki sifat kimia tanah.
w  Memperbaiki sifat biologi tanah.

c)      Keburukannya
Beberapa keburukan dari pupuk kandang terutama pupuk padat, yaitu :
w  Sering mengandung biji-biji tanaman pengganggu yaitu biji-biji yang terikut di dalam makanan yang dimakan ternak dan tidak dapat dicernakan, misalnya biji rumput, dan biji semak-semak.
w  Sering mengandung bibit hama dan penyakit bagi tanaman, misalnya : bakteri, cendawn, telur-telur serangga atau larva-larva serangga.

d)     Susunannya
Susunan dari pupuk kandang akan tergantung dari beberapa sektor, yaitu :
w  Jenis hewan
Susunan kotpran dari hewan-hewan ternak dalam keadaan yang masih segar adalah sebagai berikut :

KOMPOSISI UNSUR HARA KOTORAN DARI BERBAGAI JENIS HEWAN TERNAK YANG MASIH SEGAR
JENIS TERNAK
Kadar Hara (%)
Nitrogen
Pospor
Kalium
Air
KUDA
·   Padat
·   Cair

0,55
1,40

0,30
0,02

0,40
1,60

75
90
SAPI
·   Padat
·   Cair

0,40
1,00

0,20
0,50

0,10
1,50

85
92
KERBAU
·   Padat
·   Cair

0,60
1,00

0,30
0,15

0,34
1,50

85
92
KAMBING
·   Padat
·   Cair

0,60
1,50

0,30
0,13

0,17
1,80

60
85
BIRI-BIRI
·   Padat
·   Cair

0,75
1,35

0,50
0,05

0,45
2,10

60
85
DOMBA
·   Padat
·   Cair

0,75
1,35

0,50
0,05

0,45
2,10

60
85
AYAM
·   Padat
·   Cair

1,00
1,00

0,80
0,80

0,40
0,40

55
55
Dari daftar ini dapat kita simpulkan bahwa pupuk cair pada umumnya mengandung kadar N dan kadar K yang lebih tinggi daripada pupuk padat. Sebaliknya pupuk padat lebih banyak mengandung P daripada pupuk cair.

w  Umur hewan
Untuk keperluan pembentukkan jaringan-jaringannya hewan yang masih muda banyak membutuhkan zat N dan beberapa mineral. Maka dari itu kandungan di dalam pupuk kandangnya akan kurang terdapat unsur-unsur hara makanan tanaman bila dibandingkan dengan pupuk kandang yang berasal dari hewan dewasa atau yang telah tua.

w  Mutu makanan hewan
Pada hewan-hewan yang diberi makanan yang banyak mengandung N, P, dan K akan dapat menghasilkan kotoran yang banyak mengandung N, P, dan K pula. Sehinnga hewan yang diberi makanan yang banyak mengandung putih telur, air kencingnya akan banyak mengandung N pula. Dengan demikian untuk jenis hewan yang sama susunan pupuk kandang yang dihasilkannya akan dapat berbeda apabila mutu makanannya berbeda pula.

w  Jerami yang dipergunakan
Jerami bagi hewan ternak dapat kita pergunakan dalam makanan alas kandangnya. Sebagian alas kandang jerami ini akan sanggup mengisap cairan-cairan dari pupuk dan akan dapat menambah banyaknya pupuk.
Pemilihan jenis jerami yang akan kita pergunakan harus kita perhatikan beberapa factor sebagai berikut:
Ü  Banyaknya unsure hara makanan tanaman yang dikandungnya.
Ü  Lamanaya penguraian di dalam tanah.
Ü  Daya isap jerami terhadap kotoran hewan
Pada umumnya jerami padi cukup baik kita pergunakan karena kandunganunsur haranya cukup, tidak terlalu lama terurai dan daya isap terhadap kotoran dapat mencapai 3 kali beratnya sendiri.

w  Cara penyimpanan
Cara menyimpan pupuk kandang sangat perlu diperhatikan, yaitu harus kita usahakan agar selama di dalam penyimpanan susunannya tidak berubah, dengan berkurangnya kadar unsur haranya. Untuk itu harus kita perhatikan benar-benar tempat penyimpanannya.
Ü  Tempat menyimpan pupuk kandang padat
Tempat menyimpan pupuk kandang padat sebaiknya mempunyai lantai dan dinding yang kedap air serta beratap.
Pupuk yang akan kita simpan, kita serakkan merata, dan aduk secara homogeny (seragam). Sedangkan pupuk yang berasal dari berbagai macam hewan dapat kita campur dengan baik dan merata dengan cara menginjak-injaknya sampai tumpukkan itu menjadi padat. Dengan demikian kelembaban pupuk simpanan ini menjaddi lebih merata dan proses penguraian lambat jalannya serta penguapan N dapat dikurangi atau dicegah.
Bilamana pupuk ini akan disimpan lebih lama, sebaiknya kita tutup dengan tanah, agar udara tidak dapat masuk ke dalamnya atau sinar matahari tidak dapat langsung mengenainya. Selanjutnya harus selalu kita jaga agar pupuk ini tetap cukup lembab.

Ü  Tempat menyimpan pupuk kandang cair
Tempat menyimpan pupuk kandang cair atau air kencing dapat terdiri dari sebuah bak atau sumur yang harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :
Ü  Dindingnya harus kedap air.
·         Sebaiknya dibuat dari beton.
Ü  Dapat ditutup rapat.
·         Agar udara yang berada di atas pupuk di dalam bak tidak mudah keluar.
Ü  Saluran-saluran untuk mengalirkan pupuk dan memasukkan pupuk ke dalam bak harus cukup besar, cukup miringnya dan tertutup.
Ü  Cukup besarnya.
·         Untuk setiap ekor hewan besar, besarnya antara 2-3 m3.
Ü  Air bekas mencuci kandang harus dapat dialirkan ke tempat yang lain.
e)      Macamnya
Pupuk kandang terbagi menjadi 2 macam, yaitu :

w  Pupuk Dingin
Pupuk dingin adalah pupuk yang berasal dari kotoran hewan yang diuraikan secara perlahan oleh mikroorganime sehingga tidak menimbulkan panas, contohnya pupuk yang berasal dari kotoran sapi, kerbau, dan babi.

w  Pupuk Panas
Pupuk panas adalah pupuk yang berasal dari kotoran hewan yang diuraikan mikroorganisme secara cepat sehingga menimbulkan panas, contohnya pupuk yang berasal dari kotoran kambing, kuda, dan ayam. Pupuk kandang bermanfaat untuk menyediakan unsur hara makro dan mikro dan mempunyai daya ikat ion yang tinggi sehingga akan mengefektifkan bahan - bahan anorganik di dalam tanah, termasuk pupuk anorganik. Selain itu, pupuk kandang bisa memperbaiki struktur tanah, sehingga pertumbuhan tanaman dapat optimal. Pupuk kandang yang telah siap diaplikasikan memiliki ciri dingin, remah, wujud aslinya tidak tampak, dan baunya telah berkurang. Jika belum memiliki ciri-ciri tersebut, pupuk kandang belum siap digunakan. Penggunaan pupuk yang belum matang akan menghambat pertumbuhan tanaman, bahkan bisa mematikan tanaman. Penggunaan pupuk kandang yang baik adalah dengan cara dibenamkan, sehingga penguapan unsur hara akibat proses kimia dalam tanah dapat dikurangi. Penggunaan pupuk kandang yang berbentuk cair paling baik dilakukan setelah tanaman tumbuh, sehingga unsur hara yang terdapat dalam pupuk kandang cair ini akan cepat diserap oleh tanaman.