Pages

Powered By Blogger

Friday, February 10, 2012

Pada Mulanya by BECCA WOLF


Pada mulanya kau ingin menangis,
Dan mintalah Tuhan mengeringkan air matamu.
Kau duduk merenungkan,
Saat-saat indahmu tahun demi tahun.
Kau pandangi dia di seberang sana,
Dan kau bendung segala perasaan cinta.
Tapi tetap saja kau masih terpesona,
Ketika dia menyapukan jemari di rambutnya.
Akhirnya kau jemu menangis,
Namun perasaanmu padanya tak juga hilang.
Mungkin kepedihanmu akan berakhir,
Kalau kau timpahkan semua kesalahan kepadanya.
Dia akan bertanya, mengapa teman-temanmu masih juga usil,
Tapi kau berbalik pergi meninggalkannya.
Kau katakan padanya kau benci dia,
Tak ada jawaban yang bisa dia berikan.
Akhirnya kau pikir semua telah berakhir,
Dan ini pasti penghabisannya.
Namun jantungku serasa lepas dari dada,
Tatkala melihat dia dan kekasih barunya.
Kau paksakan diri untuk menyadari,
Pada waktunya kau pasti pulih.
Dan semua perasaan yang pernah ada,
Lambat laun pasti akan sirna…..

Tuesday, February 7, 2012

Kapang, Khamir, dan Fungi

A.   Kapang
  1. Jenis jamur MULTISELULER yang bersifat aktif  
  2. Merupakan organisme saprofit 
  3. Mampu memecah bahan-bahan organik kompleks menjadi bahan yang lebih sederhana 
  4. Di bawah mikroskop dapat dilihat bahwa kapang terdiri dari benang yang disebut hifa, kumpulan hifa ini dikenal sebagai miselium 
  5. Mudah dijumpai pada bagian-bagian ruangan yang lembab 
  6. Melakukan reproduksi dan penyebaran menggunakan spora 
  7. Spora terdiri dari dua jenis, yaitu spora seksual dan spora aseksual 
  8. Spora aseksual dihasilkan lebih cepat dan dalam jumlah yang lebih banyak dibandingkan spora seksual 
  9. Spora aseksual memiliki ukuran yang kecil (diameter 1-10 μm) dan ringan, sehingga penyebarannya umumnya secara pasif menggunakan aliran udara.

B.   Khamir
  1. Jenis jamur UNISELULER 
  2. Istilah khamir umumnya digunakanuntuk bentuk-bentuk yang menyerupai jamur dari kelompok Ascomycetes yang tidak  berfilamen tetapi uniseluler berbentuk ovoid atau spheroid 
  3. Bentuk khamir dapat sperikal sampai ovoid, kadang dapat membentuk miselium semu 
  4. Ukuran bervariasi 
  5. Struktur yang dapat diamati meliputi dinding sel, sitoplasma, vakuol air, globula lemak dangranula 
  6. Kebanyakan khamir melakukan reproduksi secara aseksual melalui pembentukan tunas secara multilateral ataupun polar 
  7. Reproduksi secara seksual menghasilkan askospora melalui konjugasi dua sel atau konjugasi dua askospora yang menghasilkan sel anakan kecil. Jumlah spora dalam askus bervariasi tergantung macam khamirnya.

C.   Fungi
  1. Mempunyai inti sel 
  2. Memproduksi spora 
  3. Tidak mempunyai klorofil 
  4. Reproduksi seksual dan aseksual 
  5. Beberapa ada yang berfilamen dengan dinding sel berselulosa / kitin atau keduanya

Wednesday, February 1, 2012

Langsing Secara Tradisional, MAU?

Setiap wanita pasti menginginkan memiliki tubuh yang langsing. Namun, kebanyakan orang menggunakan cara-cara instan untuk mengurangi berat badan mereka. Hal tersebut memiliki resiko yang cukup besar bagi tubuh. Tubuh yang langsing pun dapat didapat menggunakan cara tradisional, berikut beberapa cara untuk menurunkan berat badan secara alami:


1. Menggunakan Daun Salam

Ambil segenggam daun salam kemudian cuci hingga bersih. Rebus daun salam yang telah dicuci dengan dua gelas air, lalu tunggu hingga airnya menjadi satu gelas. Setelah itu minum saat hangat-hangat kuku setiap hari hingga berat badan yang diimpikan tercapai. 


2. Menggunakan Teh dan Jeruk Nipis

Ambil satu buah jeruk nipis, kemudian belah menjadi 2 atau 4 bagian, lalu diperas dan masukkan ke dalam gelas. Kemudian seduh teh pahit sebanyak ½ - 1 gelas, lalu masukkan kedalam gelas yang telah terisi perasan jeruk tadi. Lakukan secara rutin hingga Anda benar-benar merasakan hasilnya. 


3.  Menggunakan Ketumbar, Jinten Putih, Lada Hitam, dan Jahe

Rebus sedikit ketumbar, jinten putih, lada hitam, dan jahe dengan segelas air. Setelah agak dingin , minumlah setiap pagi, sore, dan malam hari. Jadikan sebagai minuman harian. 

4.  Menggunakan Kencur, Daun Sirih, Jeruk Nipis, dan Madu

Ambil 10 ruas jari kencur, kupas, dan cuci hingga bersih. Ambil 10 helai daun sirih, cuci bersih. Selanjutnya, kedua bahan tersebut dicampur dan ditumbuk sampai halus, beri sedikit garam dan satu gelas air matang, lalu peras dan saring. Air perasan taruh di gelas dan beri sedikit perasan air jeruk nipis dan satu sendok madu, diamkan sekitar satu jam di dalam lemari es. Minumlah ramuan ini satu minggu dua kali. 


5.  Menggunakan Daun Sirih dan Teh Adas Manis

Ambil 40 lembar daun sirih, tambahkan dengan 11 gelas air, 1 sendok makan garam, 1 sendok teh adas manis (tersedian di took jamu). Kemudian didihkan dalam kendil tanah. Lalu, minumlah 3 kali sehari dan jangan disimpan dalam lemari es karena bisa mengakibatkan perut menjadi buncit. Insya Allah, setelah minum rebusan tersebut, lemak-lemak dan toksin yang berada dalam tubuh ikut terbuang bersamaan dengan buang air kecil.



                Anda tidak perlu menggunakan semua ramuan tradisional diatas. Anda hanya perlu memilih salah satu diantaranya, tentu saja yang cocok untuk tubuh Anda. Selamat mencoba dan semoga bisa memberikan hasil yang terbaik. Jangan lupa olahraga!!

Sumber: Ibad, Agus Ibnu. 2010. Pengobatan dan Perawatan Kecantikan Secara Tradisional. HKPN: Salatiga-Jawa Tengah.